welcome to blog muhamad hafizh



welcome to blog muhamad hafizh

sebenar'a blog ini dibuat cuma iseng_iseng aja, dari pada gak ada waktu kan...
tempat baca berita terbaru, tips2, lirik lagu, dan lain-lain yang lebih seru, profil band dan jadwal event, dan profil komunitas-komunitas yg unik.

Selasa, 13 Juli 2010

sejarah d'masiv

SEJARAH D'MASIV
Jakarta Siapa kini tak kenal D’Masiv? Pertanyaan yang wajar. Sebab, setidaknya, pamor grup band asaljebolan A Mild Live Wanted 2007, kini dapat disandingkan dengan band papan atastanah air lainnya, seperti Nidji, The Titans, ST12.

D'Masiv pertama kali dibentuk pada 3 maret 2003. Nama d'Masiv sendiri berasal dari kata dalam bahasa inggris "massive" sebagai semacam pengharapan agar bisa meraih hasil sebaik mungkin di kancah musik nasional. Nama mereka mulai melambung setelah berhasil memenangkan kompetisi musik A Mild Live Wanted pada tahun 2007.

D’Masiv memulai perjuangannya dari bawah dengan rajin mengikuti festival band dan sering menjadi juara. Tak sampai di situ saja, terkadang mereka pun tak malu-malu mengamen di bus-bus kota demi memperoleh uang untuk menutupi biaya pendaftaran mengikuti festival band. Tapi, perjuangan mereka itulah yang akhirnya membawa mereka tampil di depan ribuan orang dengan membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri.

Namun, nama besar D’Masiv tidak lahir tanpa hits-hits yang mereka ciptakan dan upaya yang telah mereka buat. Kekuatan mereka bukan hanya pada lagu-lagu mereka yang ”mellow” tapi juga performa mereka di panggung yang mampu menciptakan histeria tersendiri bagi para “music maniacs”, khususnya para “Masiver” (sebutan bagi penggemar D’Masiv –Red).

Tak heran jika penampilan band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Aditya Marshal (gitar), Nurul Damar Ramadhan (gitar), Rayyi Kurnia Iskandar (bass) dan Wahyu Piaji (drum) ini slalu dinantikan oleh siapa pun.

“D’Masiv, adalah pilihan yang tepat sebagai juara A Mild Live Wanted 2007 karena mereka memenuhi kriteria-kriteria sebagai band yang komersil dan produktif. Selain itu, karakter bermusik mereka yang kuat menjadi alasan paling utama sebagai sebuah pilihan,” demikian dijelaskan Brand Manager A Mild, Amelia Nasution, seperti siaran pers yang diterima The Muse Selasa (10/3) kemarin.

Sebelum didaulat menjadi jawara A Mild Live Wanted 2007, D’Masiv sendiri mengusung nama “Massive”. Perubahan nama itu sekaligus menjadi tanda kesuksesan yang telah mereka raih untuk mendapat tempat di kancah musik nasional.

Kesuksesan di ajang pencarian bakat tingkat nasional tersebut, juga dibarengi dengankesuksesan album mereka, “Perubahan” yang dirilis tahun 2008. Album dengan hits “Cinta Ini Membunuhku” ini, kini telah menembus “Triple Platinum”, sebuah pencapain yang luar biasa untuk sebuah band yang tergolong masih baru.

Singel-singel lainnya, seperti “Di Antara Kalian”, “Merindukanmu”, dan “Diam Tanpa Kata” yang juga digunakan sebagai sountrack sinetron, telah turutmendongkrak pamor D’Masiv. Tak hanya itu, pengunduhan ring back tone singel-singel D’Masiv kini telah menembus angka yang sangat besar.

ALBUM-ALBUM D'MASIV

Album Pertama "PERUBAHAN"

Pada album perdananya bersama major label ini, Rian mengaku, pihaknya melakukan kompromi terhadap jenis musik yang diusung. Saat grup band ini masih memakai nama Massive, kata dia, jenis musik yang kerap dimainkannya adalah rock progresif. ''Tetapi sekarang kita harus menyesuaikan dengan selera pasar. Di sini kita tetap menghadirkan musik yang up beat dan juga slow.''

Lewat album kompilasi tersebut, single dari d'Massiv ternyata berhasil menjaring respons positif dari para pendengar musik Tanah Air. Single Tak Bisa Hidup Tanpamu serta Il Fil (Manusia Tak Berharga) berhasil menyedot perhatian.

Untuk full album perdana ini, d'Massive mempercayakan peruntungannya untuk meretas sukses lewat lagu Cinta Ini Membunuhku. Di lagu ini, mereka mengedepankan akselerasi yang dibangun oleh duet gitar Kiki dan Rama. Duet gitar ini kemudian berpadu secara ritmes dengan permainan bas Ray serta ketukan pondasi yang mengalun syahdu dari Why.

Untuk mencuri perhatian pecinta musik, single Cinta Ini Membunuhku menghadirkan video klip yang mengambil setting di dalam akuarium besar. Saat ide pembuatan video klip ini ditanyakan mempunyai kesamaan ide dengan yang pernah dibuat Chintami Atmanegara pada awal 1990-an, Rian membantah. Menurut dia, ide pembuatan video klip ini merupakan gagasan orisinal dari Anggie, sang pembuat video klip. ''Video klip semacam ini sebenarnya cukup banyak, tetapi yang pasti ide ini Daftar lagu dalam album 'Perubahan' d'Masiv:
1. Cinta Ini Membunuhku
2. Diam Tanpa Kata
3. Merindukanmu
4. Aku Percaya Kamu
5. Dan Kamu
6. Cinta Sampai Disini
7. Sebelah Mata
8. Dilema
9. Ilfil (Manusia Tak Berharga)
10. Tak Pernah Rela
11. Luka Ku
12. Di Antara Kaliandatang dari Anggie,'' kata Ria menjelaskan.


Album Kedua "PERJALAN"
D`Masiv akan merilis album keduanya dalam waktu dekat. Album yang bertajuk “Perjalanan” tersebut rencananya akan dirilis pada pertengahan Desember, dengan menjagokan lagu ‘Rindu 1/2 Mati’.

Tentunya masih bernuansa cinta di karya-karya terbaru d’Masiv kali ini. Cinta “universal” yang juga sukses mereka tuangkan dalam album perdananya ‘Perubahan’. Album ini adalah kelanjutan dari kehidupan d’Masiv yang sebelumnya, mencoba mengenalkan diri kepada khalayak musik. “Sampul albumnya hampir satu konsep. Kita tetap tanpa muka. Kita berjalan di tengah banyak orang ujar Rian
Ada yang unik dari setiap sampul album D’Masiv. Mereka tak pernah menampilkan wajah mereka termasuk di sampul album kedua berjudul Perjalanan yang baru saja dirilis.

“Filosofi kita itu ditunjukkan pada saat di album pertama. Bukan kita tidak percaya diri, kita ingin orang suka sama kita bukan karena siapa atau karena kita ganteng, tapi lebih ingin berkarya saja dalam membuat lagu,” papar Rian ditemui di di Hardrock Cafe, Plaza EX, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2009).

Judul perjalanan sendiri memiliki arti bahwa selama penggarapan dan pengumpulan materi lagu di dalam album ini merupakan cerita dari perjalanan selama tur dan promosi album pertama dan mini album mereka.

“Kita ngerjain pas ada tur kalau perjalanan naik bus. Buat kita, album ini album perjuangan banget. D’Masiv bisa berjalan dengan baik sampai di ujung nanti, ingin jalannya samoa di tempat yang paling indah,” papar Rian.

Album perjalanan berbeda dengan album sebelumnya. menurut sang vokalis, di album perjalanan inilah mereka belajar menulis lagu bukan dari sudut pandang sendiri tapi lebih bervariasi dan lebih berwarna.

“Bukan karena sedih saja kita membuat lagu, banyak warna di album kita terbaru ini,” tukas Rian.

1 komentar:

  1. artikel agan sangat mudah dipahami makasih atas apreasi dalam menulis postingan yang baik dan benar semoga jadi amal ibadah buat agan :D

    yo dari Tutorial Blogger | SEO

    BalasHapus

Source: http://www.amronbadriza.com/2012/07/cara-membuat-kotak-komentar-facebook-di.html#ixzz2JhBuUPFs